Tadi aku berdiskusi lagi denganNya

Aku hampir menyerah

 

Tapi aneh,

setiap aku akan memulai

untuk berhenti

Aku masih melanjutkan

diskusiku denganNya

cukup lama

untuk seorang serampangan

seperti

aku

 

Dan

aku masih membicarakannya

kepadaNya

dibelakang punggungnya

 

Kadang kala aku ingin

menyeruput susu coklat dingin

di antara kalian para minuman

pada etalase itu

Tapi Dia tetap menyuguhkanku

segelas teh hangat

 

Aku mereguk

sedikit demi

sedikit

Mencoba merasakan

ini lidah

tenggorokan

Biar merasakan

 

Ahh kulanjutkan saja

Kami telah saling menggenggam

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s