Dahulu Masa Untuk Sekarang

Dulu aku pernah

dan aku masih mengingat

menggambar wajahnya

di lembar soalku

masa SMA

sesering senggang waktu

yang ada

berkali-kali sejumlah

embun pada teh botol dingin

genggaman para pelajar

 

Dulu aku pernah

dan aku masih mengingat

menuliskan namanya

dalam sebuah inisial

sebagai tanda centang

memilih opsi pilihan ganda

 

Mungkin sahabat sebangku

masih mengingat

satu kebiasaanku itu

 

Aku suka menatap dia

di balik jendela kelas

di bawah hidung Sang Guru

yang mengalirkan ilmunya

dan aku masih menyempatkan

menatap dia

 

Dan seperti logika cinta yang ada

bahwa perhatian sepenuhnya

hanya membawa pada penolakan

menyisa luka

 

Dan lupa,

setelah masa dan dunia

berbicara terlalu jauh

Aku bertatap lagi

dengan dia

untukku

Dalam ikatan tawa lepas

yang belum pernah kulihat

semasa bangku SMA

namun pernah kulihat

dalam gambar-gambar wajahnya

yang kugores di atas lembar soal dahulu

 

Hey Tuhan,

Engkau bukan melakonkan

suatu peran komedian untukku,

kan?

Aku meyakininya

dan skenariomu tepat

merupakan kisah yang tak pernah

basi dilakonkan

 

Engkau sutradara agung

Aku bahagia dalam peran ini

Advertisements

2 thoughts on “Dahulu Masa Untuk Sekarang

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s