Sebenarnya Terang

Dan imajinasi aku utak-atik

seperti biasa

mencari gambaran

tentangmu

 

Seperti saat itu

bukan kusengaja

aku membenamkanmu

ke dalam pikiranku

dengan harapan

terang,

meski saat itu

gelap yang ada

 

Seperti saat itu

pula

bukan kusengaja

aku merangkai

huruf penyusun namamu

dalam lembaran kerjaku

dengan harapan benderang,

meski kala itu

gulita yang ada

 

Lalu hingga

yang ada kini

di sela nyamanku

sore hari

sembari mereguk

teh hangat

ada terbitmu

dengan tarikan senyum

yang merekah

cerminan langit sore

bukan redup, melainkan cerah

benar-sebenarnya cerah

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s