Tanya Untuk Perantara Tuhan

“Kenapa kelopak matamu sembab

dan berwarna gelap,

kurang tidurkah kamu?

Ataukah kamu terlalu

memikirkanku dari

suatu malam  ke malam?”, candaku sembari tersenyum

dan menatap senyummu, jawaban untukku

 

Aku tak begitu ingat jawabanmu

karena dengan menatap senyummu

saat itu,

itulah jawaban terbaik yang kuterima

bahwa kamu (bisa saja) memang baik-baik saja

 

Sampaikan padaku,

sampaikan padaku

hei wanita penyampai kasih sayang

Sampaikan apa yang ingin kau sampaikan

padaku

Sama halnya ketika

cinta terutuskan untuk kita

Begitu, tiba-tiba ada

tanpa ada jerat

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s